//
you're reading...
Bingkai Perjalanan

Layanan

3 Januari 2015 | 08.00 a.m. – Beep…terdengar suara sms masuk di hanphone. Segera istriku membuka dan setelah membaca dengan seksama siapa pengirimnya, “Mas, ada sms dari Pak Fulan itu.”.

Segera kuhampiri istriku dan kuambil handphone yang sedari tadi disodorkannya.

“Gung, bisa minta tolong kirimkan file LBDSE terbaru ya, untuk bahan Bapak.” tulis sms tersebut.

Segera aku balas, ” Baik bapak, file akan kami kirimkan”.

Sejurus kemudian, aku buka email dan mencari barang yang dimaksud. Dan eng..ing..eng..ku scroll ke atas dan ke bawah, tak jua kutemukan kiriman file tersebut. Padahal bulan-bulan sebelumnya file tersebut selalu berada di inbox tepat waktu.

Kemudian kucoba berselancar ke web kantor, dan olala…ternyata masih versi bulan lalu.

Wah gimana nih?mengingat yang meminta file ini bukan orang sembarangan, menitiklah keringat di keningku meskipun kutahu hari itu hujan sudah mengguyur sedari pagi buta.

Segera kubuka contact di hp dan mencari orang-orang yang punya kuasa atas file tersebut. Orang pertama ku telepon, “tuut..tuut..nomor telepon yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan. Cobalah menuggu beberapa saat lagi” jawab suara diseberang.

“Mungkin lagi jelek sinyalnya”, pikirku, kucoba sekali lagi masih jawaban yang sama.

Selanjutnya kucoba telp atasannya, “tuut..tuut..tuut……………..rekam pesan anda setelah bunyi berikut ini”. Ah, sama saja.

Selanjutnya kucoba hubungi teman untuk dapat menghubungi orang ketiga. Dan sama, tidak diangkat.

Sudah setengah putus asa, kukirimkan sms kepada tiga orang tersebut. Berharap kalau pun sudah selesai kesibukannya dan kebetulan melihat hp akan membalas permohonan bantuan ku.

“Beep..beep..beep…beep” Kudengar ada telepon masuk. Kuperhatikan nomornya tak kukenal. Siapa ini?

“Assalamualaykum,,,” seruku,

“Waalaykumsalam,,mas LBDSE nya sudah ada di email,,mohon cek ya” seru suara diseberang,

“Oh,,,iya Bu,,maaf saya belum cek email. Mohon maaf ini dengan Bu **** ya?” tanyaku.

“Iya benar, o iya Mas untuk keperluan apa..tapi tolong cek dulu file nya. Lagi buka emailnya kah” sahut suara diseberang.

“Hehe,, maaf bu sepertinya belum bisa kalau sekarang Bu, soalnya saya ngeceknya via hp, dan hp nya sedang digunakan nelp Bu, hehe”, jawabku.

“Oh iya ya,,,kalau gitu, nanti coba cek. perubahan terakhir itu ada di st2013, kalau kata “struktur ongkos” itu sudah tidak ada lagi kata survei, nah itu berarti sudah yang terbaru. Baik gitu ya Mas Agung, nanti kalau sudah ngecek, tolong hubungi saya lagi”

“Siap Bu,” jawabku.

Setelah pembicaraan berakhir, langsung kubuka email yang baru masuk. Dan ku unduh attachment file nya. Dan setelah kucek, benar ini adalah file terbaru. Selanjutnya kuhubungi ibunya kembali untuk konfirmasi.

Langkah berikutnya mengirim file tersebut ke Pak Fulan dan alhamdulillah case close.

Apakah cerita berakhir? belum, kan ada dua orang yang kuhubungi tadi tho. Nah disini kita bisa lihat kualitas kedua orang tersebut dalam melayani.

18.33, bakda maghrib : Sms masuk dari orang kedua yang kuhubungi,

” waalaykumsalam, masa masih yang desember di web. Perlunya kapan?” tulis sms nya. Dari bahasanya saja kelihatan seperti orang baru bangun tidur ya. Masih males ngapa-ngapain.

” Kalau di web sudah yang baru saya gak perlu hubungi kayaknya deh..hehe..tapi alhamdulillah tadi saya sudah dapet dari Bu *****” balasku.

“Hehe.. ok, sorry baru buka hp” jawabnya.

Silahkan nilai sendiri.

19.55, bakda isya: “Waalaykumsalam. Kalau di web memang belum di upload karena sesuai sop diupload menunggu sidang kabinet atau maksimal tanggal 5. ***BPS gak dapet ya naskah siap cetaknya? kayanya di email saya ada deh. Bentar saya kirim ya.” tulis sms orang pertama.

“Ok Mbak siap,,terimakasih”, balasku.

gubrak, beda banget ya jawabannya. Yang satu langsung menghakimi dengan kata-kata “masa sih di web masih yang desember” sama “karena sesuai sop..bla..bla…” dan diakhiri “….bentar saya kirim ya”.

Mungkin ini sepele ya, tapi setidaknya jika kita tidak tahu. Dalam melayani jangan menggunakan kata-kata negatif.

“Oh iya, di web masih desember. Saya bisa kirim, tapi saya tanyakan atasan saya dulu ya untuk pengirimannya. Perlunya kapan dan untuk siapa ya kalau boleh tahu”.

Coba kalau jawabannya seperti ini kan masih cukup enak. Karena kesan pertama bahwa si penjawab sudah mengecek web bahwa bahan memang masih yang lama. Kedua memberi rasa nyaman dengan adanya kepastian si peminta tolong mendapatkan file nya meskipun harus menjawab keperluan dan peruntukannya terlebih dahulu.

Nah sekian share pengalaman di hari sabtu 3 Januari 2015. Semoga dengan pelajaran awal tahun tentang layanan ini, baik bagi diri sendiri dan yang membaca dapat mengambil ibrohnya.

About Agung Andiojaya

Simple is better,,, Semoga dengan kesederhanaan ini aku bisa menjadi Hamba yang mendapat Rahmat-Mu dan menjadi hamba yang bermanfaat bagi alam yang Engkau ciptakan.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: