//
Muhasabah

Bagi seorang pekerja, Terkadang hidup itu terasa membosankan manakala mereka telah terjebak dalam aluran ritme rutinitas. Sisi kemanusiaannya secara tidak disadari telah menjadi hampir seperti robot yang segala aktivitasnya sudah terprogram dengan suatu algoritma yang rumit. Dari bangun pagi, kemudian sholat shubuh dan berdzikir, lalu daetik kemudian mandi, berpakaian, berangkat, berdesak-desakan di jalan, lalu di kantor harus antri handkey. Fiuhh…kalau kita tanyakan kembali pada diri kita masing-masing, apa yang hendak dikejar dari itu semua? Lebih kepada keinginan dari pada kebutuhan.

Ya, manusia memang terlahir dengan sifat yang sudah melekat, yaitu tidak pernah merasa puas. di satu sisi positif, sifat inilah yang melahirkan banyak sekali ilmuwan yang senantiasa mengembangkan kemampuannya untuk menemukan berbagai macam alat-alat, atau pengetahuan untuk kesejahteraan dan semakin memudahkan manusia. Berkebalikan dengan hal itu, sidat tersebut juga yang menyebabkan terjadinya penindasan manusia terhadap manusia lain, perang dan segala macam bentuk pengingkaran hak manusia yang sati terhadap hak manusia yang lain.

Maka, pernahkah kita berhenti sejenak untuk memikirkan hal tersebut. Untuk sebentar keluar dari putaran roda tersebut, minggir dari track yang ada. Yang tidak lain adalah untuk mengintrospeksi diri kita masing-masing. Siapakah diri kita, karena cepatnya putaran telah benyak melahirkan manusia-manusia mabuk yang lupa akan hakikat dirinya. Apakah tugas kita, karena berpacunya kita telah melencengkan cita-cita luhur kita. Untuk itu, pada detik ini, nanti dan untuk waktu yang tidak tahu sampai kapan. Marilah kita kembalikan sifat-sifat kemanusiaan kita. Lingkungan boleh terseret dalam arus revolusi industri. Tapi tetap jiwa kemanusiaan ini tidak ikut tergilas.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: